Connect With Us

Warung Prostitusi di Tangerang dibongkar, Banyak Senjata Tajam Ditemukan

ADOK | Jumat, 20 November 2015 | 00:29

Pasangan mesum yang terjaring razia Perda Pelacuran di Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

 TANGERANG - Empat warung remang-remang yang biasa digunakan untuk praktek prostitusi di Jalan Raya Serang Km 22 dibongkar Satpol PP Kabupaten Tangerang, Kamis (19/11/2015).  Setelah dibongkar Satpol PP setempat menemukan banyak senjata tajam dan minuman keras sebanyak 25 botol yang disimpan disudut warung tersebut.

Kepala Satpol PP Kecamatan Cikupa Budi Muhdini menyatakan, pembongkaran paksa itu terpaksa dilakukan karena pemilik warung sudah beberapa kali diberikan surat peringatan namun tetap membandel. 

"Ini karena warung-warung ini keberadaannya telah membuat resah masyarakat,"ujarnya.

Dalam pembongkaran kali ini,  lanjut Budi Muhdini, pihaknya juga menemukan  25 botol miras dan senjata tajam berupa golok, celurit, dan barang bukti tersebut kemudian diangkut ke kantor kecamatan Cikupa.

"Pemilik warem tidak kami amankan karena saat pembongkaran warung sudah ditinggalkan pemilik,"tambah Budi Muhdini.

Pantauan dilapangan, akibat penertiban dan pembongkaran ini arus lalu lintas kendaraan di jalan Raya Serang tampak tersendat.

 

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
Polres Tangsel Gagalkan Pengiriman 40 Kg Ganja dari Medan, Diringkus di Tol Bitung

Polres Tangsel Gagalkan Pengiriman 40 Kg Ganja dari Medan, Diringkus di Tol Bitung

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:24

Tim gabungan dari Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel), bersama PJR Induk Bitung Korlantas Polri menggagalkan penyelundupan ganja siap edar seberat 40 kilogram dari Medan.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill