Connect With Us

Dicekik, Sri Tewas di Legok

Rachman Deniansyah | Senin, 24 Juni 2019 | 19:36

Petugas mengevakuasi jasad Fifia Sri Lestari, 16, usai ditemukan warga tewas dengan kondisi terikat di Kampung Kebon Baru, RT 01/01, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/6/2019). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangsel telah menetapkan Jaka Ria, 18, sebagai tersangka pembunuh Fifiani Sri Lestari, 16, Senin (24/6/2019).

Ternyata, Jaka tak lain tunangan korban yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di Kampung Kebon Baru, RT 1/1, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/6/2019) lalu. 

Awalnya, tersangka berkali-kali mengelak mengetahui peristiwa itu. Kepada penyidik, ia mengaku tidak sedang bersama korban saat peristiwa nahas itu terjadi.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, akhirnya ia mengakui perbuatannya sebagai pelaku tindakan biadab tersebut.

Hasil otopsi terhadap jasad korban, diketahui bahwa korban tewas dengan cara dikekik.

BACA JUGA:

Modus pembunuhan itu, kata Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, berawal antara tersangka dengan korban terjadi cekcok mulut saat mereka berkencan.

"Terjadi cek-cok dengan tersangka dan sesuai hasil visum korban meninggal akbiat cekikan yang mengakibatkan korban patah leher," jelas Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, saat menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Senin (24/6/2019).

Saat itu, lanjut Ferdy, pasangan kekasih itu tengah berkencan menggunakan mobil Honda CRV berplat nomor B-1052-GLP milik orang tua tersangka. 

Saat cekcok mulut itu terjadi, tersangka yang tidak bisa mengendalikan amarahnya. Ia pun kalap dengan mencakar dan mencekik korban hingga tulang leher korban patah.

Setelah mengetahui korban sudah tak berdaya, tersangka pun masih sempat mengikat kaki dan tangannya. Tali rafia itu bahkan dibeli korban di pasar.

"Pengakuan tersangka, setelah melakukan perbuatan itu dia sempat membeli tali rafia ke pasar untuk diikatkan," beber Ferdy. 

Lanjut Ferdy, setelah korban diikat, tersangka kemudian langsung mencari tempat yang dinilainya aman untuk membuang korban. 

"Sebelum dibuang, untuk memastikan korban masih bernyawa atau tidak, tersangka kembali mencekik korban," terangnya. 

Diketahui, korban ditemukan warga yang melintas di jalan perkampungan, Kampung Kebon Baru, RT 1/1, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/6/2019) lalu sekitar pukul 14.00 WIB dengan kondisi tangan dan kaki terikat tali rafia. 

Pada leher korban, ditemukan juga tali rafia serta kain berwarna coklat yang digunakan tersangka untuk mencekik korban sebelum ditinggalkan di semak-semak dekat area bekas galian pasir.

Sebelumnya diberitakan juga, hasil otopsi terhadap jasad korban didapatkan tanda-tanda bekas kekerasan, diantaranya lecet pada dahi, pipi kiri, leher kanan dan kiri, serta memar pada bibir atas. 

Juga terjadi resapan darah pada otot leher kanan dan kiri, otot dada setinggi tulang selangka dan pada kulit kepala bagian dalam sisi kiri. Sehingga korban dinyatakan tewas akibat kekerasan tumpul pada leher yang menyumbat jalan nafas (dicekik).(MRI/RGI)

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill