Connect With Us

Pilkada 2018 Akan Dikuasai Calon dari Konglomerat

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 5 Desember 2017 | 14:00

Pilkada Serentak (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com - Dalam waktu dekat ini Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 akan segera digelar, termasuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Tangerang dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Tangerang.

Dalam Pilkada 2018 pada dua wilayah itu tampaknya akan berlangsung sengit, karena dari incumbent disinyalir akan menang dengan mudah pada demokrasi lima tahunan ini.

Seperti yang dikatakan oleh Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Ciputat Tangerang Selatan Zaki Mubarok. Dia menyebut bahwa petahana Arief R Wismansyah dan Ahmed Zaki Iskandar berpeluang besar menjadi Wali Kota Tangerang serta Bupati Tangerang periode 2018 - 2023. Pasalnya mereka hadir dari kalangan konglomerat.

"Mereka ini para incumbent merupakan calon dari kalangan konglomerat yang sulit dikalahkan pada Pilkada 2018," ujar Zaki Mubarok, Selasa (5/12/2017).

BACA JUGA :

Menurut Zaki, kedua orang itu sangat memiliki modal yang signifikan. Baik dari segi material mau pun penggalangan massa. Dia menuturkan, banyak parpol sedang berlomba - lomba dalam mengusung calon petahana ini. Sehingga kedua kandidat itu sangat mudah mendapatkan rekomendasi dari para elite politik.

"Parpol juga tidak mau kalah dalam pertarungan Pillkada, sebab mengusung mereka sangat potensial untuk menang. Bahkan parpol - parpol itu sendiri yang mendekati kedua orang itu. Ya pastinya ada deal - deal politik di dalamnya," tutur Zaki.

Situasi ini membuat sistem demokrasi menjadi tak sehat. Bahkan dirinya menyatakan demokrasi di Tangerang berada dalam masa kegaduhan.

"Jadinya masyarakat tidak punya pilihan calon alternatif. Dan rawan calon tunggal pada Pilkada 2018 di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Kalau seperti ini demokrasi tidak berjalan baik," ungkap Zaki.

Dia juga menambahkan, sejumlah kandidat lainnya malu - malu dalam mengikuti proses demokrasi. Mereka tak berani menentukan sikap dan menyatakan untuk maju bersaing dengan incumbent. "Contohnya saja Pak Sachrudin yang saat ini menjadi wakil Pak Arief. Beliau masih ragu untuk maju. Beberapa kandidat lainnya juga masih malu - malu," imbuh Zaki.

Zaki menilai tokoh lokal tak begitu menjual. Sistem kaderisasi partai pun tidak berjalan dengan sesuai. Terlebih tidak adanya calon dari independen yang mendaftar diri sebagai calon pemimpin.

"Ya kalau mau melawan incumbent mesti dari tokoh nasional. Seperti misalnya Rieke Diah Pitaloka dari PDIP yang bisa melawan Pak Arief. Karena sosok Rieke sudah terkenal dan mempunyai kapasitas yang mempuni," papar Zaki.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Kebakaran di Jatiuwung Hanguskan 9 Gudang, 1 Personel Damkar Dilarikan ke UGD Gegara Sesak Nafas

Kebakaran di Jatiuwung Hanguskan 9 Gudang, 1 Personel Damkar Dilarikan ke UGD Gegara Sesak Nafas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40

Insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

TANGSEL
Jembatan Merpati Raya Ciputat Ditutup untuk Perbaikan, Arus Lalin Dialihkan ke 6 Jalur Aternatif

Jembatan Merpati Raya Ciputat Ditutup untuk Perbaikan, Arus Lalin Dialihkan ke 6 Jalur Aternatif

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, mulai Oktober hingga Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill