Connect With Us

Miliaran Rupiah Pilkada Kota Tangerang Untuk Calon Tunggal

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 14 Januari 2018 | 22:00

Direktur Personal Branding dan Riset Visi Nusantara, Subandi Musbah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Direktur Personal Branding dan Riset Visi Nusantara, Subandi Musbah, merasa khawatir akan partisipasi pemilih di Pilkada Kota Tangerang 2018. 

Sebab, miliaran rupiah akan percuma kalau hanya calon tunggal yang tentunya  akan menurunkan partisipasi pemilih. 

Meski KPU Kota Tangerang belum secara resmi memastikan bahwa Pilkada Kota Tangerang 2018 hanya diikut sertakan calon tunggal, tetapi Subandi menyebut hal ini sudah hampir dipastikan. Sebab  petahana telah memborong 12 partai politik.

BACA JUGA:

"Masyarakat berpikir 'Enggak usah datang ke TPS, orang calonnya hanya satu' jadi mungkin masyarakat berpikir ngapain datang ke TPS," kata dia, Minggu (14/1/2018).

KPU Kota Tangerang harus mampu untuk meningkatkan partisipasi pemilih dengan melaksanakan pola sosialisasi yang tepat.  

"Sehingga tidak menghamburkan APBD. Coba menggandeng khatib, tokoh masyarakat, pendeta, dan seluruh stakeholder lainnya. Buat Focus Group Discussion agar masyarakat mau datang ke TPS," jelasnya. 

Subandi menjabarkan, lima tahun ke depan, Kota Tangerang ditentukan oleh pencoblosan Pilkada 2018. Ketika masyarakat lebih memilih diam dirumah dan tidak datang ke TPS, berarti telah melalaikan kesejahteraan pada lima tahun ke depan. 

"Jadi jangan mentang-mentang KPU punya anggaran, sosialisasi dimana-mana dengam asal," ucapnya.

KPU juga bisa melakukan improvisasi gaya sosialisasi dengan tujuan masyarakat urban maupun plural yang ada di kota Tangerang mau datang ke TPS dengan berbagai pendekatan.

"Misal, uang miliaran sosialisasi itu nanti diganti oleh kerja sama dengan ojek online, pada hari H, ojek online keliling ke kampung-kampung dengan gratis, ojek-ojek pangkalan gratis membawa dari rumah pemilih ke TPS. Ini masih menggunakan anggaran KPU ya," tutur dia.(DBI/RGI)

BANTEN
Banyak Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan, Pemprov Banten Rombak Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Banyak Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan, Pemprov Banten Rombak Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:04

TANGERANGNEWS.com-Ketidaksesuaian antara jurusan yang dibuka di SMK dengan kebutuhan riil dunia industri menjadi salah satu pemicu tingginya Angka Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill