Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Secara resmi perusahaan jasa transportasi umum berbasis online Grab mengakuisi Uber. Hal ini pun membuat sejumlah driver Uber di Kota Tangerang kelimpungan. Pasalnya tak sedikit driver tersebut yang mengetahuinya.
Seperti yang diutarakan driver Uber motor asal Cipondoh Tangerang, Efendi mengungkapkan, kegalauannya karena akuisisi tersebut.
"Saya baru tahu (Uber gabung Grab) karena di lapangan lagi ramai bicarakan soal ini. Teman-teman di lapangan bingung kalau begini harus ke mana," kata dia kepada TangerangNews, Selasa (27/3/2018).
BACA JUGA:
Terlebih, Efendi juga bingung, semenjak penggabungan Grab dengan Uber, maka driver harus melakukan pendaftaran ulang kembali setelah nanti aplikasi miliknya berubah.

"Nah bingungnya karena ini. Kan ribet. Kebayang sopir Uber kan banyak. Masa harus ngerubah-rubah akun lagi. Lagian datanya kan selama ini beda," ungkapnya.
TODAY TAGHampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang membuka pendaftaran pelatihan terapis spa dan pijat syariah, sebagai upaya memberdayakan masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews