Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Secara resmi perusahaan jasa transportasi umum berbasis online Grab mengakuisi Uber. Hal ini pun membuat sejumlah driver Uber di Kota Tangerang kelimpungan. Pasalnya tak sedikit driver tersebut yang mengetahuinya.
Seperti yang diutarakan driver Uber motor asal Cipondoh Tangerang, Efendi mengungkapkan, kegalauannya karena akuisisi tersebut.
"Saya baru tahu (Uber gabung Grab) karena di lapangan lagi ramai bicarakan soal ini. Teman-teman di lapangan bingung kalau begini harus ke mana," kata dia kepada TangerangNews, Selasa (27/3/2018).
BACA JUGA:
Terlebih, Efendi juga bingung, semenjak penggabungan Grab dengan Uber, maka driver harus melakukan pendaftaran ulang kembali setelah nanti aplikasi miliknya berubah.

"Nah bingungnya karena ini. Kan ribet. Kebayang sopir Uber kan banyak. Masa harus ngerubah-rubah akun lagi. Lagian datanya kan selama ini beda," ungkapnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews