Connect With Us

Razia di Apartemen Modernland, Satpol PP Malah Ciduk 4 Waria

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 Mei 2019 | 10:00

| Dibaca : 6698

Satpol PP Kota Tangerang berhasil mengamankan waria dan satu pak kondom saat menggelar razia di Apartemen Modernland Tangerang pada Kamis (16/5/2019) malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Satpol PP Kota Tangerang menggelar razia dengan sasaran menjaring para pekerja seks komersial (PSK) di Apartemen Modernland Tangerang pada Kamis (16/5/2019) malam. Hasilnya, petugas malah menciduk empat orang waria.

Menurut Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli, membenarkan adanya praktik prostitusi di Apartemen Modernland Tangerang.

Bahkan, kata dia, tak hanya wanita sungguhan yang menjajakan diri kepada pria penikmat seks. Melainkan, para waria atau shemale juga turut menjadi pekerja seks di apartemen itu.

BACA JUGA:

Ghufron menuturkan, operasi dilakukan untuk menegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang No. 8/2005 tentang Pelarangan Pelacuran.

"Dari hasil operasi penegakan Perda, kami menjaring empat orang waria pekerja seks di apartemen," ujarnya kepada TangerangNews.

Kata Ghufron, keempat waria yang terjaring dalam sebuah kamar di lantai VII Green Tower Apartemen Modernland tersebut antara lain bernama samaran Jessica, Meinanda, Febi dan Made.

"Modusnya online melalui sebuah aplikasi di media sosial," ucapnya.

Dari pantauan TangerangNews, setelah terjaring, para waria tersebut digiring ke Markas Komando Satpol PP. Dari tangan para waria pula, barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu pak kondom dan empat unit ponsel.

Dari pantauan pula, petugas melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap para waria itu selama tiga jam. Setelahnya, petugas melepaskan atau memperbolehkan pekerja seks tersebut pulang.

Sementara itu, Jessica mengaku baru satu bulan tinggal di Apartemen Modernland. Waria asal Nusa Tenggara Timur itu juga mengaku baru pertama kali terjaring petugas.

Shemale berusia 27 tahun itu menyebut bahwa Apartemen Modernland begitu aman. Sehingga, ia mengaku kaget ketika terjaring petugas.

"Biasanya aman. Baru kali ini dibawa petugas," katanya sambil tertunduk malu.

Ia juga mengaku memanfaatkan aplikasi MiChat untuk mendapatkan pelanggan. Dalam menawarkan diri, ia menipu pelanggan. Pasalnya, dalam proses interaksi di media sosial dengan calon pelanggannya ia mengaku seorang wanita sungguhan. Namun ketika berkencan, ia merupakan waria.

"Sengaja foto yang dipasang bukan diri saya (wanita/orang lain). Agar pelanggan tertarik. Saya sehari biasanya dapat tiga tamu di media sosial. Tarif awal saya patok Rp500 ribu, tapi Rp150 ribu juga nggak apa-apa," paparnya.(MRI/RGI)

OPINI
Isyarat Prabowo-Sandi Menang

Isyarat Prabowo-Sandi Menang

Kamis, 11 April 2019 | 12:00

TANGERANG-Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga

TOKOH
Yusuf Mansur Ceritakan Al-Qur'an Selamatkan Hidupnya di Penjara

Yusuf Mansur Ceritakan Al-Qur'an Selamatkan Hidupnya di Penjara

Kamis, 23 Mei 2019 | 10:26

TANGERANGNEWS.com-Peringatan turunnya kitab suci Al-Qur'an atau dikenal dengan istilah Nuzulul Qur'an, menjadi pengalaman tersendiri bagi ustadz

PROPERTI
Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Senin, 18 Februari 2019 | 17:28

TANGERANGNEWS.com-Gedung baru Stasiun Cisauk telah resmi beroperasi sejak, Jum'at (1/2/2019) lalu. Pembangunan tersebut merupakan suatu

BANDARA
Menhub Optimis Pergerakan Pesawat & Penumpang Lebaran Tetap Naik

Menhub Optimis Pergerakan Pesawat & Penumpang Lebaran Tetap Naik

Minggu, 26 Mei 2019 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi kesiapan sarana dan prasarana transportasi jelang Angkutan Lebaran 2019 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (26/5/2019).

"Jurnalisme, karena menyangkut pengumpulan informasi, sedikit berbeda dari pekerjaan intelijen. Dalam penilaian saya, pekerjaan seorang jurnalis sangat menarik."

Vladimir Putin (Presiden Rusia)