Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Area Apartemen Modernland, Kota Tangerang dijaga ketat petugas keamanan (sekuriti) pada Jumat (17/5/2019) malam.
Penjagaan dilakukan pasca petugas Satpol PP Kota Tangerang menggelar operasi di Green Tower Apartemen Modernland, kemarin.
Dari pantauan TangerangNews, hampir 20 petugas sekuriti tengah berjaga-jaga di depan apartemen tersebut.
Para petugas yang berjaga kompak mengenakan pakaian dinas berwarna serba hitam.
Baca Juga :
Selain itu, dua mobil patroli dengan lampu sirine yang menyala pun tampak terparkir di area itu.
Terpantau pula, sejumlah pemuda-pemudi baik laki-laki maupun perempuan sedang nongkrong di area tersebut.
Selain di depan Apartemen, petugas juga menjaga tiap-tiap pintu masuk dalam tower apartemen itu.
Sebelumnya, petugas Satpol PP Kota Tangerang menggelar operasi dengan sasaran menjaring para pekerja seks komersial (PSK) di Apartemen tersebut pada Kamis, (16/5/2019) malam.
Hasilnya, petugas malah menciduk empat orang waria. Operasi dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang No 8/2005 tentang Pelarangan Pelacuran.
Menurut Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli, membenarkan adanya praktik prostitusi di Apartemen Modernland Tangerang.
Bahkan, kata dia, tak hanya wanita sungguhan yang menjajakan diri kepada pria penikmat seks. Melainkan, para waria atau shemale juga turut menjadi pekerja seks di apartemen itu.(RMI/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews