Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-DPC Partai Gerindra Kota Tangerang mempersilahkan warga Kota Tangerang untuk turut serta dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kantor penyelenggara pemilu, Jakarta.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang Pontjo Prayogo memperkirakan tak sedikit warga Kota Tangerang yang berangkat dan terlibat dalam aksi kepedulian terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.
BACA JUGA:
"Sebenarnya aksi itu kan tanda kekecewaan pemilih kepada penyelenggara pemilu yang dianggap ada kecurangan. Jika mereka bergerak ya silahkan kita tidak melarang. Karena semua kebebasan berserikat berpendapat dijamin Undang-undang," kata Pontjo kepada TangerangNews, Selasa (21/5/2019). Namun meski demikian, kata dia, Gerindra tidak mengkoordinir massa.
"Kita tidak bisa melarang masyarakat termasuk warga Kota Tangerang yang ingin hadir dan menyampaikan aspirasinya. Kita mempersilahkan tapi kita tidak mengkoordinir. Kalau kader ada yang berangkat atau tidak, saya nggak tahu, itu individu masing-masing," paparnya.
Pontjo juga meminta pihak kepolisian untuk melakukan fungsinya yaitu mengawasi dan melindungi hak masyarakat berpendapat, bukan malah melarangnya.
"Imbauan saya agar para kepolisian mengawal secara baik karena kepolisian bagian dari masyarakat. Selama tindakan tidak anarkis polisi berhak mengawal. Saya rasa mereka tertib kok, mereka hanya menuntut haknya," imbuhnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGAirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews