Connect With Us

Silpa APBD Kota Tangerang 2018 Capai Rp560 Miliar

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 27 Juni 2019 | 12:04

Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2018 tercatat mencapai kurang lebih Rp560 miliar.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, jumlah Silpa tahun 2018 itu turun dibandingkan tahun 2017 yang mencapai kurang lebih Rp800 miliar.

"Besaran  Silpa turun Rp300 miliaran dibanding tahun lalu," ujar Arief selepas rapat paripurna di gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (27/6/2019).

Baca Juga :

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi pun menanggapi bahwa jumlah Silpa yang turun 37 persen itu sudah bagus.

"Sudah bagus, karena tidak mungkin kalau tidak ada Silpa," ucapnya.

Menurut Suparmi, jumlah Silpa yang masih mencapai Rp560 miliar itu karena berbagai faktor, seperti dana yang dikucurkan dari pusat yang tidak bisa digunakan.

"Sejauh yang sudah kita bahas kebanyakan dana dari pusat yang tidak bisa gunakan," katanya.

Suparmi menambahkan, faktor lainnya adalah permasalahan pembebasan lahan.

"Terus masalah pembebasan lahan yang masih debat antara pemilik lahan dan pemerintah karena apprasial-nya tidak sesuai," imbuhnya.

"Terus juga sisa kegiatan yang dikumpulkan dari masing-masing OPD. Nah jadinya Silpa segitu," tukasnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill