Connect With Us

Ojek Online didekati 6 Pemuda Alus, Driver Tersungkur di Serpong

Yudi Adiyatna | Minggu, 14 Januari 2018 | 10:00

Salah satu pelaku dari Aksi pengeroyokan terhadap seorang driver ojek online Grab Bike yang terjadi di wilayah BSD, Serpong Tangsel. Jumat (12/1/2018) (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Aksi pengeroyokan terhadap seorang driver ojek online Grab Bike terjadi di BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan. 

Kali ini peristiwa tersebut dilakukan oleh enam orang anak laki-laki yang masih alus atau dibawah umur, pada Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 22.00.

"Jadi saat korban sedang menunggu order di sebuah warung kopi, motor korban didekati para pelaku. Namun, saat ditanya maksud dan tujuan memperhatikan motor korban, korban malah dipukuli," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Sabtu (13/1/2018) kemarin.

BACA JUGA:

Driver GrabBike itu bernama Ade Marzuki. Dia  sedang menunggu orderan di sebuah warung kopi di wilayah BSD tepatnya di belakang Gedung MPM, Jalan Pahlawan Seribu Serpong. 

Akibat kejadian tersebut, Driver Grabbike warga Kampung Kandang RT 4/2 , Mekar Wangi, Cisauk Tangerang itu pun mengalami luka robek di bagian pelipis mata sebelah kiri. 

Korban yang motornya ikut dirusak oleh para pelaku ini pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tangsel.

Polisi yang bergerak cepat pun kemudian berhasil mengamankan semua pelaku. Merrka berinisial  PM  ,15, RM ,15, RJS ,15,DS 14, D ,15,dan L ,17. Para pelaku kini terancam dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

"Kita akan memanggil orang tua para pelaku," jawab Alexander.(DBI/RGI)

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill