Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan kader yang tergabung dalam perwakilan kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kota Tangerang Selatan diberikan edukasi serta sosialisasi tentang nutrisi yang tepat bagi anak, dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas dan produktif.
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berharap, dari kegiatan tersebut para kader PKK di kotanya dapat terus melakukan pembinaan dan melakukan sosialiasi hidup sehat di masyarakat, karena telah lama dan berpengalaman bergelut langsung dengan masyarakat di sekitanya.
BACA JUGA:
"Lakukan terus pembinaan kepada ibu-ibu kader PKK agar masyarakatnya bisa terus sehat dan sejahtera," ujar Airin saat membuka acara Mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Membudayakan GERMAS melalui Upaya Promotif dan Preventif Mencegah Meningkatnya Penyakit Degeneratif Khususnya Pada Anak di Kantor Wali Kota Tangsel, Kamis (18/1/2018).
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tangerang Selatan, Tini Indrayani Benjamin mengatakan, perlunya edukasi pentingnya meningkatkan gizi seimbang melalui Tumpeng Gizi yang telah disesuaikan oleh pemerintah. Para kader PKK dapat membantu menjalankan program Tumpeng Gizi serta Gerakan Masyarakat Sehat atau GERMAS sehingga gizi anak tercukupi dengan baik.
"Ibu-ibu perlu diedukasi kembali tentang pentingnya asupan gizi pada anak. Jangan sampai anak-anak diasupi makanan yang tidak sehat atau mengandung banyak gula, garam dan lemak” pesannya.
Dodik Briawan dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB),m memaparkan, sejak anak berumur 0-6 bulan hendaknya diberikan air susu ibu atau ASI. Bukannya diberikan susu sintesis seperti kasus yang mencuat di Kendari dimana ada banyak anak menderita penyakit busung lapar akibat diberikan asupan Susu Kental Manis (SKM).
"Memang ada kasus karena salah persepsi di tengah masyarakat seolah SKM saja cukup. Yang penting edukasi bahwa susu saja tidak cukup," paparnya.
Dodik menguraikan, bahayanya bila orangtua balita beranggapan bahwa pemberian SKM sudah cukup maka asupan zat gizi lainnya tidak ada. Anak akan kekurangan zat karbohidrat, protein dan terjadilah kekurangan gizi.
"Jadi sebaiknya klaimnya jangan berlebihan. Masyarakat atau orangtua menafsirkan itu tambahan saja, bukan yang utama. Kita harus waspada dengan iklan-iklan makanan makanan dan minuman untuk anak yang sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan anak” jelasnya.
Ketua Harian YAICI Arif Hidayat menerangkan, kasus gizi buruk di Kendari beberapa waktu lalu adalah bagian dari puncak gunung es. Masyarakat masih menganggap susu kental manis (SKM) sebagai minuman.
“Lebih memprihatinkan lagi karena orang tua masih minim pengetahuan soal kegunaan susu kental manis”. kata Arif.
Arif menambahkan, gencarnya iklan yang menggambarkan SKM adalah susu yang diminum menjadi salah satu penyebab orang tua memberikan konsumsi SKM kepada anak di bawah lima tahun.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews