Connect With Us

Alamat Tidak Lengkap, Puluhan Berkas Perizinan di Tangsel Tak Sampai ke Pemohon

Yudi Adiyatna | Kamis, 25 Januari 2018 | 21:00

Website, untuk Perizanan Online Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo menjelaskan, pemohon perizinan secara online di Tangsel kerap tidak mencantumkan alamat yang lengkap, sehingga berkas izinnya yang sudah dikirim melalui Kantor Pos  tidak sampai ke pemohon.

“Ada 900 SK Perizinan yang sudah dikirimkan selama ini, namun ada 40 berkas yang kembalikan oleh kantor pos ke kami, karena alamat yang tidak tepat,”katanya, Kamis (25/1/2018).

BACA JUGA:

Untuk itu dirinya menghimbau kepada para pemohon ijin untuk mencantumkan alamat yang tepat dan sesuai sehingga SK perizinan yang sudah selesai, sehingga saat dikirimkan melalui pos dapat diterima langsung oleh pemohon.

“Kita sudah gunakan sistem pengurusan ijin yang sudah online saat ini sangat mempermudah masyarakat, namun masyarakat pun harus mengerti dan mencantumkan data yang tepat untuk keamanan bersama,” katanya.

Sementara itu Sekretaris DPMPTSP Tangsel Eki Hadiana mengungkapkan, pihaknya terus melakukan evaluasi bersama dengan PT Pos terkait dengan retur berkas perizinan ini. “Retur yang dilakukan PT Pos sesuai dengan SOP yang ada, dimana mereka melakukan pengiriman sebanyak dua kali, jika alamat kosong akan ada tandanya yakni silang, dan nantinya pemohon akan diteelpon,” katanya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill