Connect With Us

Antisipasi Skimming Polisi Bersenjata Lengkap Sisir ATM di Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 21 Maret 2018 | 13:00

Unit Krimsus Sat Reskrim Polres Tangsel mendatangi sejumlah ATM center yang ada di wilayah SPBU, minimarket, pasar modern, dan kawasan-kawasan bisnis lainnya yang ada di wilayah Tangsel Rabu (21/3/2018). (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Terungkapnya kasus skimming di sejumlah ATM di Indonesia baru-baru ini membuat jajaran kepolisian dari Polres Tangsel melakukan penyisiran terhadap mesin ATM yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan dan bisnis yang ada di wilayah Tangsel.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho menegaskan, pemeriksaan mesin ATM ini dilakukan sebagai tindakan antisipatif mengenai maraknya aksi kejahatan jenis baru yang menyasar pengguna layanan Perbankan ATM yang disebut sebagai Skimming.

" Upaya ini dilakukan Unit Krimsus Sat Reskrim Polres Tangsel untuk menjamin keamanan para pengguna Jasa Perbankan," terang Alexander, Rabu (21/3/2018).

BACA JUGA:

Aparat bersenjata lengkap pun menyisir sejumlah ATM yang ada di wilayah SPBU, minimarket, pasar modern, dan kawasan-kawasan bisnis lainnya yang ada di wilayah Tangsel.

Hingga saat ini Alexander menyebutkan, belum menerima laporan masyarakat, terkait kejahatan perbankan dengan metode Skimming tersebut.



“Belum ada laporan masyarakat terkait itu. Ini hanya antisipasi untuk menjaga dan melindungi masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi kejahatan pembobolan mesin ATM yang dilakukan sekelompok orang menggunakan metode ini hanya membutuhkan waktu 5-10 menit untuk memasang alat pencurian data nasabah pada mesin ATM.

Nasabah yang menggunakan ATM nya pada mesin ATM yang telah terpasang alat skimming tersebut pun kemudian dicuri datanya dan kemudian di copy di kartu atm kosong lainnya untuk kemudian di kuras saldo yang ada dalam rekening tersebut.(DBI/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill