Connect With Us

Perobek Kitab Suci Depresi 

Redaksi | Minggu, 4 Oktober 2020 | 19:45

Suasana Musala Darussalam, Perumahan Villa Tangerang Elok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-pemeriksaan psikologi, pelaku perobekan Alquran dan mencoret ‘Saya Kafir’ dinding Musala Darussalam, Perumahan Villa Tangerang Elok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menderita depresi.

Kapolres Tangerang Kabupaten Kombes Pol Ade Ari mengatakan, hasil pemeriksaan dari tersangka Satrio (18) menunjukan kalau yang bersangkutan menderita depresi. Walaupun begitu pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam lagi.

Kapolres menegaskan, saat ini pihaknya juga akan memintai keterangan dari bebepa ahli lain guna menguatkan hasil pemeriksaan, “Kini kita lakukan penyelidikan yang lebih mendalam, kita juga memintai keterangan beberapa ahli lainnya,” katanya. Menurutnya, pihaknya juga fokus kepada pembuktian pidanya.

Baca Juga :

Diberitakan sebelumnya, Musala Darussalam menjadi sasaran aksi vandalisme. Dinding musala dicoret dengan tulisan, "Saya Kafir", "Anti Islam", "Anti Khilafah." Parahnya lagi, pelaku merobek-robek Alquran.

Aksi vandalisme ini terungkap, saat warga hendak Salat Ashar, Selasa 29 September 2020. Diduga, pelaku melakukan aksinya siang hari, saat suasana musala sedang sepi. Akibat aksi tersebut, musala sempat tidak bisa digunakan untuk salat Ashar.

Namun, setelah dilakukan olah TKP oleh polisi, coretan pilox hitam di dinding dan lantai musala langsung dibersihkan dengan tiner. Musala pun kembali digunakan melaksanakan salat Magrib berjamaah oleh warga sekitar. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill