Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-pemeriksaan psikologi, pelaku perobekan Alquran dan mencoret ‘Saya Kafir’ dinding Musala Darussalam, Perumahan Villa Tangerang Elok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menderita depresi.
Kapolres Tangerang Kabupaten Kombes Pol Ade Ari mengatakan, hasil pemeriksaan dari tersangka Satrio (18) menunjukan kalau yang bersangkutan menderita depresi. Walaupun begitu pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam lagi.
Kapolres menegaskan, saat ini pihaknya juga akan memintai keterangan dari bebepa ahli lain guna menguatkan hasil pemeriksaan, “Kini kita lakukan penyelidikan yang lebih mendalam, kita juga memintai keterangan beberapa ahli lainnya,” katanya. Menurutnya, pihaknya juga fokus kepada pembuktian pidanya.
Baca Juga :
Diberitakan sebelumnya, Musala Darussalam menjadi sasaran aksi vandalisme. Dinding musala dicoret dengan tulisan, "Saya Kafir", "Anti Islam", "Anti Khilafah." Parahnya lagi, pelaku merobek-robek Alquran.
Aksi vandalisme ini terungkap, saat warga hendak Salat Ashar, Selasa 29 September 2020. Diduga, pelaku melakukan aksinya siang hari, saat suasana musala sedang sepi. Akibat aksi tersebut, musala sempat tidak bisa digunakan untuk salat Ashar.
Namun, setelah dilakukan olah TKP oleh polisi, coretan pilox hitam di dinding dan lantai musala langsung dibersihkan dengan tiner. Musala pun kembali digunakan melaksanakan salat Magrib berjamaah oleh warga sekitar. (RED/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews