Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com- Mukmainah, 24, korban longsor Bandara Soekarno Hatta (Soetta), yang dirawat di RS Siloam, Karawaci, menitipkan salamnya kepada masyarakat.
Melalui Head Division of Business Development Siloam Hospital Alexander Mutak, Mukmainah minta didoakan agar segera sembuh.
"Sebelum saya jumpa pers, saya jenguk pasien dahulu (Mukmainah). Dan dia titip salam tadi ke saya untuk disampaikan kepada media," ujar Alexander di halaman Emergency Siloam Hospital, Kabupaten Tangerang, Rabu (7/2/2018).
BACA JUGA :
Alexander menuturkan, Mukmainah menyampaikan salamnya berupa ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa keselamatan dirinya. Dan doa itu pun terkabulkan, sebab kondisi Mukmainah semakin membaik.
"Nitip pesan 'mohon doanya supaya bisa cepat pulih, terima kasih seluruh pihak sudah support saya'," kata Alexander menirukan ucapan Mukmainah.
Meskipun kondisi Mukmainah semakin membaik, di ruang HCU Siloam Hospital, tempatnya dirawat, ia belum bisa dijumpai orang banyak.
Mukmainah juga menambahkan pesannya, kalau pada hari ini ia sudah bisa makan. Tak lagi melalui infusan.
"Kondisi saya sehat sekali, tadi pagi saya sudah bisa makan'," tambah Mukmainah melalui Alexander.
Ayahanda Mukmainah, Samsuddin Ismail, 54, menjelaskan, Mukmainah merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Pendidikan terakhirnya S1 Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
Menurut Samsuddin, peristiwa longsornya dinding underpass sepanjang 20 meter di Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, yang menimpa anaknya tersebut adalah musibah. Samsuddin juga tidak menyalahi siapapun atas tragedi ini.
"Saya tidak menyalahkan siapapun, ini musibah. Saya fokus untuk kesehatan anak saya. Anak saya sudah sehat saja sudah bersyukur," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews