Connect With Us

Korban Longsor Soetta Minta Didoakan Segera Pulih

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 7 Februari 2018 | 16:00

Ayahanda Mukmainah, Samsuddin Ismail, 54 saat di wawancarai oleh awak media di Siloam Hospital, Kabupaten Tangerang, Rabu (7/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Mukmainah, 24, korban longsor Bandara Soekarno Hatta (Soetta), yang dirawat di RS Siloam, Karawaci, menitipkan salamnya kepada masyarakat.

Melalui Head Division of Business Development Siloam Hospital Alexander Mutak, Mukmainah minta didoakan agar segera sembuh.

"Sebelum saya jumpa pers, saya jenguk pasien dahulu (Mukmainah). Dan dia titip salam tadi ke saya untuk disampaikan kepada media," ujar Alexander di halaman Emergency Siloam Hospital, Kabupaten Tangerang, Rabu (7/2/2018).

BACA JUGA :

Alexander menuturkan, Mukmainah menyampaikan salamnya berupa ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa keselamatan dirinya. Dan doa itu pun terkabulkan, sebab kondisi Mukmainah semakin membaik.

"Nitip pesan 'mohon doanya supaya bisa cepat pulih, terima kasih seluruh pihak sudah support saya'," kata Alexander menirukan ucapan Mukmainah.

Meskipun kondisi Mukmainah semakin membaik, di ruang HCU Siloam Hospital, tempatnya dirawat, ia belum bisa dijumpai orang banyak.

Mukmainah juga menambahkan pesannya, kalau pada hari ini ia sudah bisa makan. Tak lagi melalui infusan.

"Kondisi saya sehat sekali, tadi pagi saya sudah bisa makan'," tambah Mukmainah melalui Alexander.

Ayahanda Mukmainah, Samsuddin Ismail, 54, menjelaskan, Mukmainah merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Pendidikan terakhirnya S1 Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Menurut Samsuddin, peristiwa longsornya dinding underpass sepanjang 20 meter di Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, yang menimpa anaknya tersebut adalah musibah. Samsuddin juga tidak menyalahi siapapun atas tragedi ini.

"Saya tidak menyalahkan siapapun, ini musibah. Saya fokus untuk kesehatan anak saya. Anak saya sudah sehat saja sudah bersyukur," ungkapnya.(RAZ/HRU)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill