Connect With Us

Ketua & Bendahara Jadi Tersangka Korupsi KONI Tangsel, Kemana Aliran Dananya? 

Rachman Deniansyah | Jumat, 11 Juni 2021 | 14:50

Kedua tersangka petinggi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan terkait Dana Hibah, Kamis, 10 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan akan menyelidiki aliran dana korupsi yang telah menyeret dua nama petinggi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel, yakni Ketua Umum, Rita Juwita dan Bendahara Umum, Suharyo, sebagai tersangkanya. 

Hal demikian dikatakan Kepala Kejari Tangsel Aliansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 11 Juni 2021

"Aliran dananya kita belum tahu, masih kita selidiki," ujar Aliansyah. 

Namun sementara ini, keduanya telah terbukti menjadi dalang penyalahgunaan dana hibah yang menyebabkan kerugian hingga lebih dari Rp1,1 miliar. Angka tersebut sesuai dengan laporan hasil perhitungan inspektorat Tangsel. 

"Ini masih berkembang proses penyelidikan lanjutan. Hanya saja kami menetapkan dua orang ini karena layak untuk mempertanggungjawabkan kerugian negara ini, didukung alat bukti," terangnya. 

Namun untuk lebih lanjut, ia belum dapat memastikan besaran dana yang ditelan oleh kedua tersangka tersebut, baik Suharyo ataupun Rita Juwita yang pernah menggaungkan namanya untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020. 

Baca Juga :

"Belum pernah kita terungkap hal itu aliran dananya (untuk Pilkada). Memang kami dugaan bahwa kerugian keuangan negara ini memang mereka lah yang harus bertanggungjawab," tegasnya. 

Sementara itu, hingga saat ini banyak pihak yang mempertanyakan terkait aliran dana hibah yang dikorupsi oleh Ketua dan Bendahara Umum KONI tersebut. 

Pasalnya, kasus korupsi yang telah merugikan keuangan negara senilai lebih dari Rp1,1 miliar itu. Setidaknya telah berimbas ke sejumlah aspek. Termasuk ke dalam persiapan atlet dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2022 mendatang. 

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa kasus korupsi yang telah menyeret nama dua petinggi KONI Tangsel itu, telah membuat persiapan atlet menjadi terganggu. 

Seperti yang diakui oleh Sekretaris Umum KONI Tangsel, Mulyono saat dihubungi awak media, Senin, 7 Juni 2021 lalu. 

"Iya dong (terganggu), pasti secara psikologis, agak terganggu lah, karena isu seperti ini (korupsi) gitu ya," ujar Mulyono. (RED/RAC)

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

KAB. TANGERANG
Dua Kali Mangkir, Eks Kasatpol PP Kembali Dipanggil Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual

Dua Kali Mangkir, Eks Kasatpol PP Kembali Dipanggil Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:43

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan ke tiga Eks Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriatna.

NASIONAL
Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill